Ustad Aris Alwi Rilangi :Ketika Doa Belum Terjawab, Perbaiki Ibadah dan Dekatkan Hati Kepada Allah

oleh -63 Dilihat
Ketika Doa Belum Terjawab, Perbaiki Ibadah dan Dekatkan Hati kepada Allah

Bogor (MKNews)-Jangan pernah berhenti mengetuk pintu langit. Ketika doa belum menemukan jawaban, jangan justru menjauh dari Allah. Jadikan masa menunggu sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, memperbanyak doa, dan meningkatkan keyakinan kepada-Nya.

Demikian dikatakan ‘Motivator Gedor Pintu Langit’, Ustadz. Muhammad Aris Alwi Rilangi, SE, ME, Sy kepada ribuan santri online maupun  oflinenya saat ditemui media ini di Pondok Sehat Malomo di Kawasan Lido Bogor.

Bisa jadi, selama menunggu jawaban doa, Allah sedang membentuk hati agar menjadi lebih sabar, kuat, ikhlas, dan tawakal. Bisa jadi pula, Allah sedang mempersiapkan kita agar mampu menerima apa yang kelak diberikan dengan penuh rasa syukur.

Karena itu, tetaplah berdoa dengan penuh harap, berikhtiar dengan sungguh-sungguh, dan bersabar menanti ketetapan Allah. Jangan ukur kasih sayang Allah hanya dari cepat atau lambatnya sebuah doa terkabul. “Percayalah, Allah mengetahui waktu terbaik dan memahami kebutuhan kita jauh lebih sempurna daripada diri kita sendiri,” ujarnya.

Ketika Doa Belum Terjawab, Perbaiki Ibadah dan Dekatkan Hati kepada Allah

Menurutnya, terkadang doa ingin segera terjawab, tetapi tanpa sadar masih lalai menjaga ibadah. Berharap Allah segera memberikan apa yang  inginkan, sementara hubungan dengan-Nya belum benar-benar terjaga. Padahal, perjalanan doa bukan hanya tentang meminta sesuatu kepada Allah, melainkan juga tentang bagaimana mendekatkan hati kepada-Nya.

Jangan hanya mencari Allah ketika sedang memiliki kebutuhan. Dekatilah Allah dalam keadaan lapang maupun sempit, ketika mendapatkan kebahagiaan maupun ketika menghadapi ujian. Teruslah istiqomah menjaga sholat, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, berdoa, dan melakukan berbagai amal kebaikan.

“Jangan pula menjadikan ibadah sebagai transaksi. Beribadah bukan semata-mata karena ingin mendapatkan rezeki, kesembuhan, keberhasilan, atau terkabulnya sebuah keinginan. Ibadah adalah bentuk cinta, syukur, ketaatan, dan penghambaan kita kepada Allah. Jika kemudian Allah memberikan apa yang kita harapkan, maka bersyukurlah. Jika belum diberikan, tetaplah beribadah karena Allah tetap layak dicintai dan disembah dalam keadaan apa pun,” pungkas ustad Aris Alwi yang juga pimpinan Pondok Sehat Malomo.

Teruslah beribadah bukan hanya karena ingin mendapatkan sesuatu, tetapi karena  membutuhkan Allah dalam setiap detik kehidupan. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.