Maryono: Cahaya Hati Menjadi Bekal Jelang Ramadan

oleh -71 Dilihat

Tangerang (MKNews).Ribuan jemaah kembali memadati Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang, kali ini dalam kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Menguatkan Hati, Menguatkan Negeri” yang digelar oleh salah satu stasiun tv nasional, Minggu malam (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan spiritual masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah yang disampaikan memberikan keteduhan batin dan memperkokoh keimanan para jemaah dari berbagai lapisan masyarakat.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten serta iNews atas terselenggaranya kegiatan keagamaan di Masjid Raya Al-A’zhom.

“Alhamdulillah, kegiatan Cahaya Hati ini menjadi bagian dari persiapan ruhani masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan. Semoga ibadah puasa yang akan kita jalani nanti diterima oleh Allah SWT,” ujar Maryono.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani agar umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan optimal. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Cahaya Hati berperan penting dalam menenangkan batin, menjernihkan pikiran, serta memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat.

Maryono juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Kota Tangerang yang begitu tinggi. Ia menyebutkan, kegiatan ini merupakan kali ketiga iNews menggelar program Cahaya Hati Cahaya Indonesia di Kota Tangerang dan selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkembang, menjadi inspirasi, serta mampu mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, menuturkan, program Cahaya Hati Cahaya Indonesia sebagai inisiatif positif yang menghadirkan dakwah menyejukkan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan, karena menghadirkan para mubalig, habaib, ustaz, dan ustazah dalam satu majelis ilmu dan dakwah.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan iman dan takwa masyarakat. Ini selaras dengan motto Provinsi Banten, yaitu Iman dan Takwa,” jelas Dimyati.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya disiplin selama Ramadan, mulai dari disiplin dalam menjalankan ibadah, bekerja, hingga memperbanyak membaca Al-Qur’an.

“Cahaya hati itu adalah nur. Jika hati bersih, pikiran menjadi jernih, semangat akan tumbuh, dan prestasi pun insya Allah akan menyertainya,” pungkasnya. (hms/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.