Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional

oleh -22 Dilihat

Tangerang (MKNews)-Komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka stunting membuahkan hasil. Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, resmi terpilih menjadi salah satu dari 30 nominasi Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Tingkat Nasional Tahun 2026.

Pencapaian tersebut ditindaklanjuti melalui verifikasi lapangan oleh Tim Penilai Pusat dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) di Desa Sodong, pada Kamis (24/09/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan capaian Desa Sodong terbilang luar biasa karena berhasil mengalahkan ratusan bahkan ribuan desa di wilayah regional barat untuk masuk dalam 30 besar nasional.

“Desa Sodong ini luar biasa. Mengalahkan ratusan dan bahkan ribuan desa di wilayah regional barat untuk menjadi salah satu dari 30 desa yang dinilai dalam konvergensi penurunan stunting ini,” ujar Soma.

Ia menegaskan, masuknya Desa Sodong ke jajaran 30 besar nasional merupakan cerminan sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang berjalan optimal di lapangan.

“Terpilihnya Desa Sodong sebagai nominasi tingkat nasional ini adalah capaian yang patut disyukuri bersama. Ini bukan sekadar keberhasilan satu desa, melainkan cerminan kerja keras dan konvergensi seluruh elemen masyarakat, kader, hingga pemerintah daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas Pemkab Tangerang karena berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia generasi penerus. Menurutnya, penurunan stunting bukanlah perkara mudah dan harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Tidak mudah untuk menurunkan stunting. Ini adalah masalah kita bersama yang harus kita selesaikan juga secara bersama. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kita semua, bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang, pemerintah kecamatan, dan desa-desa lainnya agar berprestasi seperti Desa Sodong,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan kepala desa dalam merumuskan strategi penanganan stunting yang tepat sasaran. Guna memastikan penanganan berjalan efektif, Pemkab terus memperkuat peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

“Stunting bukan semata-mata persoalan gizi, melainkan menyangkut kualitas SDM generasi mendatang. Kepemimpinan seorang kepala desa itu sangat penting, karena di sinilah bagaimana strategi untuk menuntaskan penanganan stunting bisa dilakukan. Oleh karena itu, TPPS di semua tingkatan terus dioptimalkan agar intervensinya benar-benar terkonvergensi,” tambahnya.

Dalam proses verifikasi ini, Pemkab Tangerang telah menyiapkan seluruh data, dokumen administrasi, serta keterlibatan langsung TPPS desa, kecamatan, hingga kader Posyandu dan PKK guna menyajikan gambaran capaian program secara transparan dan komprehensif.

Melalui verifikasi ini, Pemkab Tangerang berharap rekomendasi dari tim penilai pusat dapat menjadi bahan evaluasi berkelanjutan demi mewujudkan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas dan bebas stunting. (hms/red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.