Tangerang (MKNews)-Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2026–2030 resmi dilantik di Gedung Diklat Kitri Bakti, Curug, Kamis (23/7/2026).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan awal dari amanah besar untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan, sekaligus menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan ataupun seremoni organisasi, melainkan awal dari amanah besar untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan,” ujar Bupati Maesyal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun koperasi di Kabupaten Tangerang. Fondasi yang telah dibangun tersebut diharapkan menjadi pijakan kuat bagi kepengurusan baru untuk menghadirkan inovasi dan memperluas manfaat koperasi bagi masyarakat.
Bupati Maesyal menegaskan, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, koperasi tidak lagi dapat dikelola dengan cara-cara lama, tetapi harus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional, transparan, akuntabel, adaptif terhadap teknologi, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.
“Saya berharap Dekopinda Kabupaten Tangerang dapat menjadi motor penggerak perubahan, menjadi rumah besar bagi seluruh gerakan koperasi, sekaligus menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memperkuat ekonomi masyarakat melalui pembinaan koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi koperasi, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program tersebut diharapkan mampu melahirkan koperasi yang sehat, produktif, mandiri, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Maesyal menegaskan keberhasilan pengembangan koperasi tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah sendiri. Karena itu, ia mengajak Dekopinda menjadi mitra strategis pemerintah daerah dengan membangun organisasi yang terbuka, responsif terhadap kebutuhan anggota, serta mampu menghadirkan solusi dan ruang inovasi agar koperasi semakin diminati generasi muda.
“Saya percaya, apabila seluruh pengurus mampu bekerja secara kolektif, menjaga kekompakan, serta membangun kolaborasi yang luas, maka koperasi di Kabupaten Tangerang akan semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, dan menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang sesungguhnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Tangerang, Sukmajaya, mengatakan pelantikan tersebut menjadi awal untuk memperkuat pendampingan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mulai berkembang sejak program tersebut digagas pemerintah pusat. Menurutnya, Dekopinda harus hadir lebih dekat agar koperasi baru dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
“Setelah mereka lahir, kita harus bisa berdamping, kita harus bisa membersamai sehingga KDKMP yang bersama hadir akan menjadi warna untuk pertumbuhan ekonomi koperasi di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepengurusan Dekopinda periode 2026–2030 berkomitmen memperluas pembinaan koperasi sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dekopinda akan terus bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang untuk menghadirkan inovasi, komunikasi, dan penguatan kelembagaan bagi koperasi.
“Insya Allah, niat kami tetap, kami akan mengibarkan banyak-banyak koperasi untuk perekonomian masyarakat Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” imbuhnya.
Sukmajaya menilai kolaborasi menjadi kunci utama keberhasilan gerakan koperasi. Dekopinda tidak dapat menjalankan perannya secara optimal tanpa dukungan pemerintah daerah, sehingga sinergi yang selama ini telah terbangun akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan, termasuk pembinaan dan jambore koperasi.
“Dekopinda tidak akan berjalan dengan baik kalau tidak menyandarkan pemikiran dengan pemerintahnya. Alhamdulillah, kolaborasi antara Dinas dan Dekopinda sudah berjalan sehingga kami bisa bersama-sama melakukan inovasi dan pendampingan kepada KDKMP,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan, Dekopinda bukan lembaga yang berorientasi mencari keuntungan, melainkan organisasi yang berfokus memperkuat gerakan koperasi demi kesejahteraan masyarakat. Dengan kolaborasi yang semakin erat antara Dekopinda dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, pihaknya optimistis koperasi akan menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi nasional.
“Insya Allah dengan bersatunya Dekopinda dan pemerintah daerah, perekonomian masyarakat kita akan naik dan berkembang sebagaimana cita-cita Bapak Presiden,” pungkasnya. (hms/red).





