Ustadz Muhammad Aris Alwi Rilangi : Jangan Pernah Lelah Istiqomah Tahajud dan Dhuha, Allah Menyiapkan Kemuliaan bagi Hamba yang Taat

oleh -1522 Dilihat
Jangan Pernah Lelah Istiqomah Tahajud dan Dhuha, Allah Menyiapkan Kemuliaan bagi Hamba yang Taat

Bogor (MKNews)-Motivator “ Gedor Pintu Langit” yang juga Pimpinan Pondok Sehat Malomo,  Ustadz Muhammad Aris Alwi Rilangi, SE, ME, Sy, terus mengingngatkan kepada ribuan santri onlinnya, jangan pernah lelah menjaga istiqomah dalam sholat Tahajud dan sholat Dhuha. Kedua ibadah sunnah ini adalah karunia yang dapat menguatkan hubungan seorang hamba dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tahajud mengajarkan kita untuk bangun di sepertiga malam, meninggalkan kenyamanan tidur demi bersujud, bermunajat, dan mencurahkan segala harapan kepada Allah. Sementara itu, sholat Dhuha mengawali aktivitas di pagi hari dengan mengingat Allah, memohon keberkahan, petunjuk, dan kekuatan untuk menjalani amanah kehidupan.

Laksanakan kedua ibadah ini dengan penuh keikhlasan, bukan semata-mata karena menginginkan kelapangan rezeki, kemudahan urusan, atau tercapainya berbagai keinginan dunia. Jadikan Tahajud dan Dhuha sebagai bentuk cinta kepada Allah dan bukti bahwa kita ingin selalu dekat dengan-Nya. Ketika hati telah merasakan nikmatnya bermunajat di malam hari dan ketenangan memulai hari dengan Dhuha, kita akan menyadari bahwa kedekatan dengan Allah adalah nikmat yang jauh lebih besar daripada segala kenikmatan dunia.

Jangan Pernah Lelah Istiqomah Tahajud dan Dhuha, Allah Menyiapkan Kemuliaan bagi Hamba yang Taat

“Jangan hanya mengetuk pintu langit ketika memiliki hajat. Jadikan Tahajud sebagai kerinduan hati dan Dhuha sebagai awal yang penuh syukur. Ketika seorang hamba memulai malam dengan munajat dan memulai pagi dengan ketaatan, ia sedang membangun kehidupan yang dipenuhi keberkahan. Allah tidak pernah menyia-nyiakan hamba yang istiqomah mendekat kepada-Nya dengan hati yang ikhlas, “ ujarnya.

Teruslah menjaga Tahajud dan Dhuha meskipun terkadang terasa berat. Jangan berkecil hati jika suatu hari terlewat, tetapi bangkitlah kembali dengan tekad yang lebih kuat. Istiqomah bukan berarti tidak pernah lalai, melainkan selalu kembali kepada Allah setiap kali terjatuh. Semoga Allah menjaga keistiqomahan kita, menerima setiap sujud dan doa, mengangkat derajat kita dengan ketakwaan, memuliakan kehidupan kita di dunia, memberikan keberkahan dalam rezeki dan amal, serta menganugerahkan tempat yang terpuji di akhirat kelak. **Aamiin ya Rabbal ‘alamin.**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.