Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Muhammad Aris Alwi : Jangan Sia-siakan Kesempatan Ketika Allah Memberikan Taufik Untuk Bangun di Malam Hari

oleh -127 Dilihat
Muhammad Aris Alwi Rilangi, SE, ME, Sy

Bogor (MKNews)-Jika suatu malam Allah membangunkan kita dari tidur, jangan abaikan panggilan kesempatan itu. Segeralah bersujud, karena mungkin saat itulah hati kita sedang diberi kesempatan untuk lebih dekat kepada-Nya.

Hal itu disampaikan Motivator ‘ Gedor Pintu Langit’ yang juga sebagai Pimpinan Pondok Sehat Malomo, Ustadz. Muhammad Aris Alwi Rilangi, SE, ME, Sy untuk ribuan santrinya yang tersebar tidak hanya di dalam nenegeri malain juga di sejumlah Negara di dunia.

Sholat tahajud adalah ibadah sunnah yang dilakukan tanpa azan dan iqamah, di tengah keheningan malam ketika sebagian besar manusia sedang terlelap dalam tidurnya. Saat suasana begitu sunyi, seorang hamba memilih bangun, mengambil wudhu, lalu berdiri menghadap Allah. Inilah salah satu bentuk perjuangan hati yang sangat indah dalam mendekatkan diri kepada-Nya.

Bangunlah untuk tahajud dengan niat yang tulus. Jangan melakukannya demi mendapatkan pujian atau pengakuan dari manusia. Sebab, tidak ada yang perlu kita cari selain keridhaan Allah. Ketika kita bersujud dalam kesunyian, hanya Allah yang benar-benar mengetahui perjuangan kita melawan rasa kantuk, dinginnya malam, dan keinginan untuk kembali ke tempat tidur.

Jadikan tahajud sebagai ruang untuk bermunajat. Ceritakan kepada Allah segala kegelisahan yang tidak mampu kita ceritakan kepada manusia. Mohonlah ampun atas kesalahan, mintalah kekuatan menghadapi ujian, panjatkan doa untuk keluarga, rezeki, kesehatan, dan masa depan, serta serahkan segala urusan kepada Allah dengan penuh tawakal.

Oleh karena itu Ustad Aris Alwi mengingatkan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan ketika Allah memberikan taufik untuk bangun di malam hari. Ketika banyak manusia terlelap, gunakan waktu tersebut untuk mengetuk pintu langit dengan sholat, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan doa yang penuh harapan.

Jangan merasa lebih baik hanya karena mampu melaksanakan tahajud. Sebaliknya, jadikan tahajud sebagai alasan untuk semakin rendah hati, memperbaiki akhlak, dan semakin dekat kepada Allah. Istiqomah tidak selalu dimulai dari amalan yang banyak, tetapi dari langkah kecil yang dilakukan dengan ikhlas dan terus dijaga.

“Semoga Allah memberikan kita taufik untuk bangun di malam hari, menguatkan hati dalam ketaatan, mengampuni dosa-dosa, menerima doa-doa kita, serta menjadikan tahajud sebagai jalan menuju ketenangan, keberkahan, dan keridhaan-Nya, “ pungkasnya. (red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.