Minyak Goreng Pancing Warga Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Taat Bayar PBB

oleh -115 Dilihat

Wonogiri (MKNews)-Pemerintah Kecamatan Selogiri menggelar kegiatan Capacity Building dan Sosialisasi Perluasan Digitalisasi Daerah pada Rabu, 30 September 2026. Acara yang diselenggarakan bekerja sama dengan Bank Jateng dan Bank Indonesia (BI) ini mengusung tema inovatif: “Bayar PBB Pakai QRIS, Dapat Minyak Goreng”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengakselerasi percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD), khususnya dalam optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui transaksi non-tunai di wilayah Kecamatan Selogiri. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Selogiri, perwakilan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), jajaran Bank Jateng, perwakilan Bank Indonesia, serta para Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kecamatan Selogiri.

Dalam sambutannya, Camat Selogiri menyampaikan bahwa transformasi digital dalam pembayaran pajak merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan bagi masyarakat.

“Melalui integrasi pembayaran menggunakan QRIS, masyarakat tidak perlu lagi repot mengantre atau membawa uang tunai saat membayar PBB. Kolaborasi bersama Bank Jateng dan Bank Indonesia ini diharapkan mampu mendorong tingkat kesadaran dan kepatuhan wajib pajak di tingkat desa,” ujar Camat Selogiri.Dikutif dari Laman Web Pemkab Wonogiri.

Untuk menarik minat warga, program ini menyajikan insentif langsung berupa apresiasi minyak goreng bagi masyarakat yang melakukan pembayaran PBB menggunakan sarana transaksi QRIS selama periode sosialisasi. Perwakilan Bank Indonesia dan Bank Jateng juga memberikan pemaparan teknis mengenai tata cara penggunaan QRIS serta peran perangkat desa sebagai garda terdepan dalam merangkul dan mengedukasi warga terkait transaksi keuangan digital.

Melalui sinergi antara TP2DD, perbankan, dan pemerintah desa setempat, Kecamatan Selogiri optimistis target penerimaan PBB tahun 2026 dapat tercapai lebih cepat sekaligus memperkuat ekosistem digital di tingkat pedesaan. (red).